Gen Z Dominasi Seleksi Ketua PAC PDIP Sidoarjo

oleh -59 Dilihat
oleh
Gen Z Dominasi Seleksi Ketua PAC PDIP Sidoarjo
Proses rekrutmen Calon Ketua PAC PDI Perjuangan Sidoarjo, Minggu (8/3/2026)
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Ratusan kader mengikuti uji kelayakan calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo, Minggu (8/3/2026). Proses seleksi internal partai itu menyedot perhatian karena didominasi peserta dari kalangan generasi Z dan milenial.

Rekrutmen calon pimpinan PAC yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sidoarjo tersebut menjaring ratusan nama dari berbagai kecamatan. Seleksi dilakukan melalui mekanisme rapat PAC diperluas hingga rapat tingkat DPC sebelum masuk tahap fit and proper test.

Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Choirul Hidayat, mengungkapkan proses penjaringan menghasilkan 312 nama calon Ketua PAC dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

“Calon ketua terjaring melalui rapat PAC diperluas dan rapat DPC mencapai 312 orang,” kata Choirul.

Dari total tersebut, lebih dari separuhnya berasal dari kalangan anak muda berusia di bawah 35 tahun yang tergolong generasi Z dan milenial. Persentasenya mencapai sekitar 58,3 persen dari total kandidat.

Menurut Choirul, di setiap kecamatan rata-rata terdapat 10 hingga 11 kader muda yang diusulkan atau mengajukan diri sebagai calon Ketua PAC, menunjukkan tingginya persaingan internal dalam perebutan posisi kepemimpinan tingkat kecamatan.

Tahapan seleksi berlanjut setelah 249 dari 312 kandidat mengembalikan berkas persyaratan dan mengikuti uji kelayakan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 107 peserta atau sekitar 42,9 persen merupakan kader muda dari generasi Z dan milenial.

Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Rakhmad Pavi Raharjo, menyebut keterlibatan generasi muda dalam struktur partai sebenarnya sudah terlihat sejak pelaksanaan pemilu sebelumnya.

Ia merujuk data Badan Saksi Pemilu Nasional PDI Perjuangan yang mencatat hampir separuh saksi partai dalam Pemilu Legislatif 2024 dan Pilkada 2020 berasal dari kelompok usia muda.

“Dari 6.748 saksi, 3.323 atau 49,2 persen di antaranya berusia 17 sampai 35 tahun,” ujar Pavi.

Dalam proses uji kelayakan kali ini, sejumlah peserta memanfaatkan teknologi digital untuk mengerjakan soal seleksi melalui aplikasi berbasis internet, meski panitia tetap menyediakan metode ujian tertulis sebagai alternatif.

Fenomena dominasi kader muda dalam seleksi Ketua PAC ini menjadi sinyal meningkatnya keterlibatan generasi Z dan milenial dalam struktur politik lokal, sekaligus menunjukkan perebutan posisi strategis di tubuh partai mulai bergeser ke generasi yang lebih muda. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.