BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Jambesari, Kamis (12/2/2026) malam, memicu banjir akibat drainase dan saluran irigasi tak mampu menampung debit air. Sedikitnya 12 halaman rumah warga tergenang di dua desa, sementara satu ekor sapi terpaksa dievakuasi dari kandang yang terendam.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mencatat banjir terjadi sekitar pukul 21.23 WIB di Dusun Cangkring Baru RT 29 Desa Grujugan Lor dan Dusun Karangbedih RT 16 RW 03 Desa Tegalpasir. Di Grujugan Lor, tujuh halaman rumah terdampak. Di Tegalpasir, lima halaman rumah tergenang.
Selain merendam permukiman, air juga masuk ke kandang ternak milik warga bernama Nanang. Petugas bersama warga mengevakuasi seekor sapi untuk menghindari risiko hanyut atau cedera akibat genangan.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menyatakan hujan berintensitas sedang memicu peningkatan debit air secara cepat hingga meluap dari saluran irigasi. Laporan diterima Pusdalops sekitar pukul 21.20 WIB dan tim langsung diterjunkan untuk asesmen serta koordinasi dengan pemerintah desa.
Penanganan di lapangan terkendala saluran irigasi yang tersumbat gelondongan kayu di Desa Grujugan Lor. Debit air tinggi dan kondisi saluran sempit membuat pembersihan belum dapat dilakukan karena berisiko bagi keselamatan petugas.
BPBD menyatakan pembersihan akan dilakukan setelah debit air surut dengan melibatkan masyarakat setempat. Hingga menjelang tengah malam, genangan dilaporkan mulai berangsur surut dan tidak ada korban jiwa.
BPBD tetap bersiaga di Markas Komando dan mengimbau warga segera melapor jika terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda darurat, mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan. (Red-Garudasatunews)














