Dishub Surabaya Siap Ganti Jukir Mogok Setor

oleh -253 Dilihat
Dishub Surabaya Siap Ganti Jukir Mogok Setor
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatuunews.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersikap tegas menyikapi ancaman mogok setor retribusi dari Paguyuban Juru Parkir Surabaya (PJS). Dishub memastikan setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir tidak boleh terhenti dan menyiapkan personel pengganti jika aksi mogok benar-benar terjadi.

Plt Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menegaskan pihaknya tetap mengedepankan dialog. Namun, ia menekankan bahwa kepentingan kota dan keberlangsungan PAD tidak bisa dikompromikan.

“Kami mengimbau agar duduk bersama. Hal-hal teknis seperti ini sebaiknya dibicarakan secara terbuka agar tidak merugikan pengelolaan parkir kota,” ujar Trio di Kantor Dishub Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Ancaman mogok muncul setelah sekitar 700 anggota PJS dijatuhi sanksi tindak pidana ringan (tipiring). PJS menilai penindakan tersebut bersifat represif dan menuding dilakukan atas permintaan Dishub Surabaya.

Trio menegaskan, jika perundingan gagal, Dishub tidak akan ragu mengambil langkah cepat. Petugas internal atau personel pengganti akan ditempatkan di titik-titik parkir guna memastikan setoran retribusi tetap berjalan sesuai aturan.

“Teknisnya bisa macam-macam, bisa dari petugas Dishub atau pihak lain yang ditunjuk. Yang jelas, setoran tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Dishub menegaskan penegakan Peraturan Daerah (Perda) menjadi pijakan utama dalam pengelolaan parkir yang tertib, disiplin, dan transparan. Dinamika protes di lapangan, kata Trio, tidak boleh mengganggu kewajiban setor PAD.

“Kami pastikan, Perda tetap ditegakkan dan mekanisme setoran tetap berjalan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PJS Izul Fiqri meluapkan kekecewaan atas penindakan hukum terhadap jukir resmi. Ia mengklaim telah mendapat konfirmasi dari Polrestabes Surabaya bahwa operasi tipiring dilakukan atas usulan Dishub.

“Dishub yang setiap hari menarik setoran kami. Tapi kok malah jukir yang ditekan. Ini seperti sandiwara, kasihan teman-teman jukir,” ujar Izul saat mendatangi Kantor Dishub Surabaya.

Izul bahkan mengeluarkan ultimatum keras. Ia menginstruksikan seluruh jukir di Surabaya untuk menghentikan setoran retribusi harian melalui Kepala Pelataran (Katar) Dishub sebagai bentuk perlawanan kolektif.

“Kami larang seluruh juru parkir setor PAD. Jangan setor retribusi harian. Ini instruksi resmi,” tegasnya.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.