Desa Alasbuluh Kembangkan Ayam Petelur Cegah Stunting

oleh -75 Dilihat
oleh
Desa Alasbuluh Kembangkan Ayam Petelur Cegah Stunting
Bupati Ipuk saat memanen telur di desa Alasbuluh Kecamatan Wongsorejo.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Pemerintah Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi mengembangkan peternakan ayam petelur sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan angka stunting di wilayahnya.

Program yang mulai berjalan sejak Desember 2025 itu memanfaatkan dana desa untuk membangun kandang representatif berukuran 30 x 4 meter yang kini menampung sekitar 1.100 ekor ayam petelur produktif.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung kegiatan tersebut dan mengapresiasi inovasi desa yang dinilai mampu memberikan manfaat ganda bagi ekonomi warga dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Kalau desa punya usaha seperti ini, manfaatnya bisa ganda. Ekonomi bergerak, warga terlibat bekerja, dan hasilnya juga bisa kembali untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ipuk, penguatan sektor pangan di tingkat desa perlu terus didorong guna menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan, sekaligus memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, terutama di wilayah pelosok.

Pendamping Desa Alasbuluh Eko Mulyono menjelaskan, inisiatif peternakan tersebut merupakan hasil musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang sepakat membentuk usaha bersama melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pembangunan kandang dimulai Oktober 2025 dan selesai dalam dua bulan, dengan total modal awal sekitar Rp300 juta untuk sarana fisik dan pengadaan bibit ayam.

“Pada awal produksi jumlahnya masih sedikit, hanya belasan butir setiap hari. Namun sekarang terus bertambah dan sudah mampu menghasilkan sekitar satu krat telur atau kurang lebih 15 kilogram,” jelasnya.

Hasil produksi telur dipasarkan di sekitar desa hingga wilayah Kecamatan Wongsorejo. Sebagian hasil juga dialokasikan untuk kegiatan sosial guna meningkatkan asupan gizi masyarakat.

Distribusi telur gratis dilakukan rutin melalui kegiatan posyandu desa, dengan setiap sasaran menerima 10 butir telur setiap bulan sebagai tambahan nutrisi bagi ibu dan anak.

Program tersebut diharapkan mampu membantu pemenuhan gizi keluarga sekaligus mempercepat upaya pencegahan stunting di Desa Alasbuluh. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.