MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra membesuk Misnah, seorang lansia lumpuh yang hidup sebatang kara di Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, setelah menerima laporan dari masyarakat melalui akun media sosial TikTok dan Instagram pribadinya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati mendapati Misnah dirawat secara gotong royong oleh tetangga dan pemerintah desa, tanpa keluarga inti. Kepala Dinas Sosial Mojokerto, Tri Raharjo, turut mendampingi peninjauan.
Misnah tercatat sebagai penerima bantuan kategori desil 1, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), sebagai prioritas kelompok masyarakat paling miskin.
Selain memantau kondisi kesehatan, Bupati menawarkan rujukan ke fasilitas kesehatan pemerintah, namun warga memilih agar Misnah tetap dirawat di rumah demi kenyamanan dan pertimbangan kondisi fisiknya yang lemah.
“Ketika kami tawarkan untuk dibawa ke UPT kami, masyarakat menginginkan tetap berada di sini dan dirawat oleh masyarakat sekitar, juga oleh pemerintah desa. Hal ini sekaligus memastikan kehadiran pemerintah tetap dirasakan oleh masyarakat paling rentan,” tegas Muhammad Al Barra. (Red-Garudasatunews)













