MAGETAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Magetan melakukan rotasi besar-besaran dengan melantik 155 pejabat yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), kepala sekolah, serta kepala UPTD puskesmas. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti sebagai bagian dari langkah penguatan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Nanik menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kinerja organisasi pemerintahan sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
“Pelantikan hari ini adalah salah satu rangkaian dari upaya besar kita untuk semakin memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Magetan,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan birokrasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pejabat tinggi sebagai pengambil kebijakan, tenaga kesehatan di puskesmas sebagai garda pelayanan dasar, hingga kepala sekolah yang berperan membentuk karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa proses rotasi jabatan tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta melalui tahapan administratif yang berlaku, termasuk memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Semua proses sudah melalui tahapan sesuai sistem merit dan tetap berada dalam koridor legalitas formal,” tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta tanggung jawab baru yang diemban. Menurutnya, rotasi jabatan harus menjadi momentum penyegaran organisasi agar kinerja pemerintahan semakin inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Khusus kepada para kepala puskesmas, Nanik menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang langsung dirasakan masyarakat.
“Pastikan tidak ada satu pun warga yang terhambat mendapatkan layanan kesehatan hanya karena masalah administrasi atau prosedur,” katanya.
Selain sektor kesehatan, perhatian juga diarahkan pada peningkatan mutu pendidikan. Bupati meminta para kepala sekolah mampu membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.
Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, termasuk penggunaan kecerdasan buatan sebagai alat bantu pendidikan.
“Teknologi seperti kecerdasan buatan harus dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan menggantikan proses berpikir kritis siswa,” ujarnya.
Dalam pelantikan tersebut sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Suwata sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Magetan, Sunarti Condrowati sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Magetan, serta Eko Muryanto sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
Selain itu, Sucipto dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Uswatul Chasanah sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Masruri sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, serta Joko Trihono sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.
Pejabat lain yang turut dilantik antara lain Elmi Kurniarto Widodo sebagai Kepala Dinas Sosial, Saif Muchlissun sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Rudi Harsono sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Suwito sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Bupati juga melantik Jaka Risdiyanto sebagai Sekretaris DPRD Magetan, Benny Adrian sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Endang Ambarwati sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta Parminto Budi Utomo sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Nama lain yang dilantik antara lain Arif Ridwan sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Suhardi sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Sukartini sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bersama sejumlah kepala puskesmas dan kepala sekolah.
Bupati Magetan berharap seluruh pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Jabatan ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk membawa kemajuan bagi Kabupaten Magetan. Saya percaya bapak dan ibu mampu menjawab amanah ini dengan karya nyata,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)













