Banjir Pekalongan, KAI Daop 8 Batalkan 5 KA

oleh -74 Dilihat
Banjir Pekalongan, KAI Daop 8 Batalkan 5 KA
Ilustrasi penumpang kereta api di Stasiun Gubeng Surabaya
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Dampak banjir yang merendam jalur kereta api di wilayah Pekalongan masih terasa. PT KAI Daop 8 Surabaya kembali membatalkan lima perjalanan kereta api jarak jauh pada Senin (19/1/2026) sebagai langkah rekayasa operasi untuk menekan keterlambatan.

Pembatalan dilakukan lantaran tingginya kelambatan perjalanan KA imbas gangguan jalur di lintas utara. KAI terpaksa melakukan optimalisasi pola operasi agar dampak tidak meluas ke perjalanan kereta api lainnya.

Lima KA yang dibatalkan yakni KA (7003A) Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA (263) Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol, KA (1B) Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA (35) Gajayana relasi Malang–Gambir, serta KA (7001A) Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir.

Akibat kondisi tersebut, ribuan penumpang terdampak. Hingga Senin (19/1/2026) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 3.789 penumpang di wilayah KAI Daop 8 Surabaya membatalkan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan meski jalur KA lintas utara kini sudah dapat dilalui kembali, dampak banjir sebelumnya masih mengganggu kelancaran perjalanan dari dan menuju Surabaya.

“Jalur sudah bisa dilewati secara terbatas dan bergantian, namun pembatalan sejumlah KA tetap harus dilakukan untuk mengantisipasi tingginya keterlambatan,” ujar Mahendro, Senin (19/1/2026).

Menurutnya, KAI melakukan pengaturan perjalanan secara bertahap demi menjamin keselamatan operasional. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan, termasuk dalam proses normalisasi sarana dan prasarana.

“Kami terus memantau kondisi jalur dan menyiagakan petugas untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi hingga operasional kembali normal,” tambahnya.

Selain pembatalan, KAI Daop 8 Surabaya juga melakukan optimalisasi rangkaian kereta dengan pengaturan stamformasi pada KA Harina relasi Surabaya Pasarturi–Bandung, KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen, serta KA Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng.

Atas gangguan layanan tersebut, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan layanan pengembalian dana tiket 100 persen di luar biaya pemesanan atau penjadwalan ulang tanpa biaya tambahan.

“Refund dan reschedule dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” jelas Mahendro.

KAI juga menyiagakan petugas pelayanan pelanggan di stasiun untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada penumpang. Masyarakat diimbau terus memantau informasi terbaru perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.