PASURUAN, Garudasatunews.id – Badai disertai hujan deras dan angin kencang menerjang Kabupaten Pasuruan dan memicu bencana hidrometeorologi di sedikitnya 15 kecamatan. Dampaknya, puluhan pohon tumbang, belasan rumah rusak, dan fasilitas publik ikut terdampak.
Peristiwa paling serius terjadi di Kecamatan Pandaan. Seorang warga bernama Zulfatul Rohma Mahfiro mengalami luka berat setelah tertimpa batang pohon yang roboh saat angin kencang melanda kawasan tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menyatakan korban langsung dilarikan ke RS Prima Husada untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan patah kaki. Saat ditemukan, kondisinya sempat tidak sadarkan diri setelah tertimpa pohon,” ujarnya, Rabu (4/3) malam.
Selain korban luka, kerusakan juga menimpa fasilitas pemerintahan. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lekok dilaporkan rusak setelah diterjang angin kencang sekitar pukul 18.00 WIB. Di wilayah yang sama, satu unit rumah warga juga mengalami kerusakan berat akibat terjangan badai.
BPBD mencatat kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kecamatan Purwodadi dengan enam unit bangunan mengalami rusak sedang. Sementara kerusakan berat juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Winongan dan Rejoso.
Sebaran pohon tumbang paling banyak terpantau di Winongan dengan tujuh titik dan Grati sebanyak lima titik. Petugas gabungan bersama relawan masih melakukan pembersihan batang pohon yang melintang di jalan serta mendata kerusakan di lokasi terdampak.
Pemerintah daerah mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Pasuruan. Masyarakat diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan rapuh saat hujan lebat disertai angin kencang.
(Red-Garudasatunews)














