Awal 2026, Tiga Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sumenep

oleh -359 Dilihat
Awal 2026, Tiga Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sumenep
ilustrasi kekerasan seksual pada anak. Selama 2 pekan pertama tahun 2026, masuk 3 laporan dugaan kererasan seksual pada anak di Sumenep.
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id – Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali mencuat. Dalam dua pekan pertama tahun 2026, tercatat tiga laporan dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Laporan tersebut berasal dari Kecamatan Saronggi, Lenteng, dan Ganding. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumenep, Nurul Sugiyati, menyebut dua kasus sudah diproses hukum, sementara satu lainnya masih dalam tahap pendampingan korban.

“Dalam dua minggu terakhir ada tiga laporan. Dua sudah ditangani polisi, satu masih pendampingan dan belum dilaporkan,” ujar Nurul, Senin (19/1/2026).

Dalam pendampingan, LPA Sumenep bekerja sama dengan sejumlah lembaga, seperti Malate Center Fatayat PCNU Sumenep, KPI, dan Woman Center, guna memastikan pemulihan hukum dan psikologis korban.

Nurul menilai tekanan untuk berdamai masih menjadi hambatan utama. Korban dan keluarga kerap didorong menyelesaikan kasus secara kekeluargaan, yang berpotensi membuat pelaku tidak jera.

Hal senada disampaikan Ketua Malate Center Fatayat PCNU Sumenep, Juwairiyah. Ia menyoroti kuatnya budaya menyalahkan korban di masyarakat.

“Korban sering dipaksa memaafkan dan berdamai. Kalau terus begitu, pelaku akan mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Berdasarkan temuan di lapangan, pelaku kekerasan seksual terhadap anak umumnya adalah orang terdekat, mulai dari tetangga hingga anggota keluarga sendiri. Karena itu, ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan, aktivitas, dan konsumsi konten digital anak.

Juwairiyah juga menyinggung belum maksimalnya penerapan PP Nomor 70 Tahun 2020 tentang kebiri kimia bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

“Aturannya ada, tapi belum diterapkan. Tanpa hukuman tegas, kasus seperti ini akan terus berulang,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.