BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Sebanyak 52 rumah warga di Kabupaten Banyuwangi rusak akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026). Bencana hidrometeorologi tersebut melanda wilayah Kecamatan Sempu dan Muncar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi mencatat kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Sempu. Sebanyak 49 kepala keluarga di Desa Karangsari, Temuguruh, dan Temuasri terdampak, dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat. Enam kandang ayam juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Di Kecamatan Muncar, tiga rumah warga di Desa Tembokrejo mengalami kerusakan berat pada bagian atap. Dua rumah di Desa Temuguruh dilaporkan ambruk pada bagian dapur dan tidak dapat digunakan sementara waktu.
Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi, Partana, mengatakan sebagian besar kerusakan berupa atap rumah yang terlepas akibat terpaan angin kencang. Selain itu, jaringan listrik sempat terputus sehingga sembilan rumah di Desa Tembokrejo mengalami pemadaman total sebelum kembali normal setelah ditangani PLN.
“Kerusakan mulai ringan hingga berat, mayoritas pada bagian atap. Tidak ada korban jiwa,” ujar Partana.
BPBD bersama tim gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan pemerintah desa telah menyalurkan bantuan darurat berupa bahan pangan dan terpal sejak Sabtu malam. Pendataan lanjutan dilakukan untuk menyalurkan bantuan tambahan seperti selimut, kasur lipat, matras, serta kebutuhan balita.
Selain bantuan logistik, BPBD juga menginventarisasi kebutuhan material bangunan untuk membantu perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Warga diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Banyuwangi.(Red-Garudasatunews)














