Deltras FC Disorot, Transisi Jadi Biang Kekalahan

oleh -31 Dilihat
oleh
Deltras FC Disorot, Transisi Jadi Biang Kekalahan
Tim deltras fc saat ujicoba bersama tim Epa U19 Akademi Deltras.
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Tiga kekalahan beruntun yang dialami Deltras FC memicu evaluasi serius dari pelatih Widodo Cahyono Putro, dengan fokus utama pada lemahnya transisi permainan yang dinilai menjadi titik rawan tim.

Meski telah menjalani dua laga uji coba melawan tim Liga 4 asal Nganjuk dan EPA U-19 Akademi Deltras, perbaikan yang diharapkan belum menunjukkan hasil signifikan. Kondisi ini menempatkan aspek transisi—dari menyerang ke bertahan maupun sebaliknya—sebagai persoalan mendesak yang harus segera dibenahi.

“Beberapa kekalahan terakhir ini sorotan utama bagaimana transisi dari menyerang ke bertahan, dan sebaliknya,” ujar Widodo.

Pelatih asal Cilacap tersebut menilai gaya bermain menyerang yang diusung Deltras FC justru membuka celah di lini belakang saat kehilangan penguasaan bola. Ketidaksiapan menghadapi situasi tersebut membuat pertahanan kerap terekspos dan mudah ditembus lawan.

Sebagai respons, tim pelatih memanfaatkan jeda kompetisi untuk mengintensifkan latihan, terutama dalam membangun keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Widodo menegaskan, perbaikan transisi tidak berarti mengubah karakter permainan tim secara drastis. Namun, ia menekankan pentingnya peran penyerang sebagai garis pertahanan pertama melalui skema tekanan tinggi.

“Pertahanan pertama adalah penyerang, tinggal cara bertahannya yang perlu dimodifikasi. Pemain depan harus mampu melakukan high pressing,” jelasnya.

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan permainan sekaligus mengurangi beban lini belakang. Selain itu, variasi serangan dari lini belakang juga tengah disiapkan untuk memperkaya opsi taktik tim.

Setelah jeda Lebaran selama lima hari, Deltras FC dijadwalkan kembali menggelar latihan lanjutan. Tim tersebut akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persipura Jayapura pada 28 Maret 2026 di Stadion Lukas Enembe.

Laga tersebut diprediksi menjadi penentu apakah pembenahan yang dilakukan mampu mengakhiri tren negatif yang membayangi performa Deltras FC dalam beberapa pertandingan terakhir.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.