Banjir Mojokerto Rendam 125 Rumah, Air Kini Surut

oleh -38 Dilihat
oleh
Banjir Mojokerto Rendam 125 Rumah, Air Kini Surut
Sejumlah warga dievakuasi menggunakan perahu karet.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Banjir yang sempat merendam permukiman warga di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, akhirnya surut setelah sebelumnya air mencapai ketinggian hingga 1,3 meter akibat luapan sungai menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Minggu (15/3/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, mengatakan genangan mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 17.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi turun sejak sekitar pukul 15.00 WIB dan menyebabkan debit sungai meningkat tajam.

“Air sempat mencapai ketinggian antara 1 meter hingga 1,3 meter dan berdampak pada sekitar 125 rumah warga di Desa Gayaman,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Akibat banjir tersebut, sedikitnya 12 warga sempat mengungsi ke Balai Desa Gayaman untuk menghindari genangan yang masuk ke dalam rumah.

Menurut Khakim, genangan mulai berangsur surut pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB sehingga para pengungsi memutuskan kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinilai aman.

Pada Senin pagi, air dilaporkan telah surut sepenuhnya dari permukiman warga di Desa Gayaman.

Selain merendam rumah warga, banjir juga sempat menggenangi kawasan Desa Kenanten, Kecamatan Puri. Luapan sungai kecil di wilayah tersebut menyebabkan genangan di jalan nasional kawasan Simpang Lima Kenanten sehingga mengganggu arus lalu lintas.

“Genangan sempat berdampak pada pengguna jalan, namun tidak berlangsung lama karena air segera surut,” kata Khakim.

Ia menambahkan kawasan Simpang Lima Kenanten memang dikenal sebagai titik rawan banjir ketika debit sungai meningkat saat hujan deras.

Pada Senin pagi, genangan juga sempat terjadi di wilayah Kecamatan Mojosari, tepatnya di Desa Jotangan dan Dusun Kedung Canggak, Desa Kedung Gempol. Namun air hanya menggenangi badan jalan dan tidak sampai masuk ke permukiman warga.

BPBD Mojokerto mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan di wilayah Mojokerto masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.