Pasar Babat Rawan Macet, Polisi Siapkan Drone

oleh -44 Dilihat
oleh
Pasar Babat Rawan Macet, Polisi Siapkan Drone
Kasatlantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara.
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Kawasan Pasar Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, dipetakan sebagai salah satu titik rawan kemacetan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk menurunkan tim pengurai kemacetan serta pemantauan lalu lintas menggunakan drone dalam rangka Operasi Ketupat Semeru.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara menjelaskan wilayah Lamongan memiliki tingkat kerawanan lalu lintas yang cukup tinggi karena dilintasi jalur Pantura yang merupakan bagian dari jalan poros nasional.

Menurutnya, tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut berpotensi memicu kepadatan, terutama di kawasan Pasar Babat yang dikenal sebagai titik pertemuan aktivitas ekonomi dan jalur utama kendaraan antarkota.

“Dengan karakteristik wilayah Lamongan yang dilalui jalur Pantura sekaligus jalur nasional, ada beberapa titik yang menjadi potensi kerawanan kemacetan,” kata Jata, Jumat (13/3/2026).

Untuk mengantisipasi kepadatan di kawasan tersebut, Satlantas Polres Lamongan telah menyiagakan tim urai kemacetan serta memanfaatkan teknologi pemantauan udara melalui drone guna memonitor situasi arus kendaraan secara real time.

“Kami sudah menyiagakan tim urai dan melakukan pemantauan arus menggunakan drone. Dengan adanya pos pengamanan dan satu pos pantau di kawasan Pasar Babat, kami berharap pelayanan kepada masyarakat yang melintas bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Penanganan potensi kemacetan di kawasan pasar juga dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pengelola pasar, hingga pengelola parkir.

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati pembatasan aktivitas parkir di sekitar lokasi pasar apabila terjadi kepadatan lalu lintas.

“Ketika arus kendaraan mulai padat, aktivitas parkir di titik tersebut tidak diperbolehkan agar tidak memperparah kemacetan,” tegasnya.

Selain pengaturan parkir, kepolisian juga menyiapkan jalur alternatif guna mengurai potensi kemacetan di sekitar Pasar Babat.

Masyarakat telah disosialisasikan untuk memanfaatkan jalur alternatif melalui Jalan Gotong Royong hingga Jalan Gajah sebagai opsi pengalihan arus kendaraan.

“Kami sudah menyosialisasikan jalur alternatif kepada masyarakat agar pengalihan arus bisa berjalan lebih lancar saat terjadi kepadatan,” kata Jata.

Selain Pasar Babat, sejumlah titik lain di Kabupaten Lamongan juga dipetakan sebagai kawasan rawan kemacetan selama musim mudik Lebaran. Di antaranya perlintasan kereta api di depan Makodim 0812 Lamongan, perlintasan JA di dekat terminal, serta jalur menuju kawasan wisata di sepanjang Pantura.

Untuk membantu mengurai kepadatan di wilayah tersebut, kepolisian juga memanfaatkan keberadaan Jalan Lingkar Utara (JLU) yang saat ini telah difungsionalkan sebagai jalur alternatif.

“Perlintasan kereta api di wilayah barat dan timur masih menjadi titik rawan, namun sekarang sudah cukup terbantu dengan berfungsinya JLU yang dapat mengurangi kepadatan lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, di jalur menuju kawasan wisata Bahari Lamongan (WBL), Satlantas Polres Lamongan juga telah mendirikan pos pengamanan serta menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama masa libur Lebaran. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.