SIDOARJO, Garudasatunews.id – Komisi V DPR RI meninjau kesiapan infrastruktur Terminal Purabaya dan Kantor Otoritas Bandara Wilayah III Juanda, Senin (23/1/2026). Kunjungan masa reses ini difokuskan pada evaluasi fasilitas jelang arus mudik Lebaran serta percepatan proyek transportasi strategis di Jawa Timur.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae dan disambut Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, serta Direktur Prasarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan RI Toni Tauladan. Rapat koordinasi digelar untuk menyinkronkan dukungan anggaran dan percepatan proyek prioritas.
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah demi percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di Sidoarjo. Ia juga menyampaikan keluhan warga terkait jalan rusak dan banjir yang dinilai masih menjadi persoalan krusial.
Menurutnya, laporan soal jalan berlubang dan genangan hampir diterima setiap hari. Ia berharap dukungan konkret pemerintah pusat agar perbaikan infrastruktur dan akses transportasi di Sidoarjo bisa segera terealisasi.
Menanggapi hal itu, Ridwan Bae menegaskan komitmen DPR RI menampung aspirasi daerah, terutama terkait sektor perhubungan dan pekerjaan umum. Ia meminta pembagian tanggung jawab penanganan jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional diperjelas agar tidak ada lagi ruas jalan berlubang yang memicu kecelakaan.
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono memaparkan tingkat kemantapan jalan nasional di Jawa Timur mencapai 98 persen, sementara jalan provinsi sekitar 86 persen. Ia juga mengungkap rencana strategis pengembangan transportasi massal berbasis rel di kawasan Surabaya Raya.
Salah satu proyek prioritas adalah Kereta Rel Listrik (KRL) Surabaya–Sidoarjo yang ditargetkan beroperasi pada 2027 guna mengurai kemacetan dan memperkuat konektivitas metropolitan. Koordinasi lintas sektor ini diharapkan menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, terutama saat puncak arus mudik Lebaran.
(Red-Garudasatunews)













