Cemburu Membara, Pria Bangkalan Bacok Tetangga

oleh -442 Dilihat
Cemburu Membara, Pria Bangkalan Bacok Tetangga
Seorang pria nekat membacok tetangga kosnya sendiri menggunakan celurit setelah mengetahui istrinya diduga menjalin hubungan terlarang dengan korban.
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id – Ledakan api cemburu berujung aksi berdarah di sebuah rumah kos Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Seorang pria tega membacok tetangga kosnya sendiri hingga kritis usai mengetahui istrinya diduga berselingkuh dengan korban.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Selasa (20/1/2026) siang. Pelaku dan korban diketahui tinggal di rumah kos yang sama, bahkan kamar keduanya saling berhadapan.

Ketegangan bermula dari cekcok mulut antara istri korban berinisial BI (31) dan istri pelaku berinisial M di depan kamar kos. Dalam pertengkaran tersebut, M mengakui telah menjalin hubungan terlarang dengan korban berinisial SL (35), warga asal Kabupaten Pamekasan.

Pengakuan itu membuat suasana semakin panas dan menarik perhatian penghuni kos lainnya. Tak lama berselang, suami M berinisial F (31) datang ke lokasi. Mendengar langsung dugaan perselingkuhan tersebut, emosi pelaku seketika meledak.

“Pelaku tersulut emosi setelah mengetahui adanya dugaan perselingkuhan antara korban dan istrinya,” ujar Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, Kamis (22/1/2026).

Dalam kondisi gelap mata, pelaku mengambil sebilah celurit dan langsung menyerang korban secara brutal. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke kamar hingga kamar mandi, namun tetap dikejar dan dibacok berulang kali.

Teriakan histeris istri korban sempat memecah suasana, namun tidak menghentikan amukan pelaku. Aksi baru berhenti setelah korban terkapar bersimbah darah di kamar mandi, sementara pelaku kabur dari lokasi.

Warga segera melapor ke polisi. Korban dievakuasi ke puskesmas setempat sebelum dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan dengan luka serius di bagian lengan, dada, dan paha.

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di Kecamatan Modung sekitar lima jam setelah kejadian. Saat ini, pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.