JOMBANG, Garudasatunews.id – Novadonna Bilytha Puspythasari terpilih sebagai Ketua Pengurus Kabupaten Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Jombang periode 2026–2031. Terpilihnya Novadonna menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi olahraga padel sekaligus mempersiapkan atlet daerah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Novadonna terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBPI Jombang yang digelar pada Jumat (13/3/2026). Dalam forum tersebut, komunitas dan klub padel sepakat membentuk kepengurusan untuk menaungi perkembangan olahraga tersebut di Kabupaten Jombang.
Ketua KONI Kabupaten Jombang, Sumarsono, menyatakan pembentukan kepengurusan PBPI menjadi tahapan penting agar padel dapat bergabung secara resmi sebagai anggota KONI Jombang. Namun, proses tersebut masih membutuhkan kelengkapan administrasi dan pemenuhan ketentuan organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
Menurut Sumarsono, cabang olahraga yang menjadi anggota KONI berpeluang memperoleh dukungan pembinaan dari pemerintah daerah melalui KONI, dengan besaran yang menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Ia berharap kehadiran padel dapat memperkuat prestasi olahraga Jombang. Sumarsono juga menekankan pentingnya persiapan sejak dini karena pembinaan atlet untuk Porprov Jatim 2027 membutuhkan proses berkelanjutan.
Fokus Pembinaan Atlet Muda
Novadonna menyebut jabatan yang dipercayakan kepadanya merupakan tanggung jawab bersama seluruh komunitas padel di Jombang. Ia ingin mengembangkan padel bukan hanya sebagai olahraga rekreasi, melainkan juga sebagai wadah pembinaan atlet berprestasi.
Program yang disiapkan mencakup penguatan organisasi, pelatihan atlet, peningkatan kapasitas pengurus, kerja sama dengan pelatih, serta penyelenggaraan turnamen. PBPI Jombang juga berencana memperkenalkan padel ke sekolah-sekolah untuk menjaring talenta muda, terutama kelompok usia 14–23 tahun.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas basis atlet sekaligus membangun sistem pembinaan yang lebih terarah. Target menuju Porprov Jatim 2027 menjadi salah satu tolok ukur awal bagi kepengurusan baru.
Tantangan Organisasi dan Akses Masyarakat
Perwakilan komunitas padel di Jombang menyambut pembentukan organisasi tersebut. Andre dari Marcella Padel Club berharap PBPI mampu menaungi berbagai klub dan memberikan ruang bagi atlet lokal untuk berkembang.
Sementara itu, Steven dari Padel Toon menilai pengenalan olahraga padel kepada masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah. Menurutnya, anggapan bahwa padel merupakan olahraga mahal perlu dijawab melalui kegiatan komunitas dan akses bermain yang lebih luas.
Dimas dari Leviathan Academy Club juga menekankan pentingnya pembinaan atlet secara konsisten agar Jombang dapat melahirkan pemain berprestasi.
Ketua PBPI Jawa Timur, Rudie, menyatakan dukungannya terhadap kepengurusan PBPI Jombang. Ia mengingatkan bahwa pengembangan olahraga membutuhkan kerja kolektif, bukan hanya mengandalkan ketua atau segelintir pengurus.
Rudie juga menyebut berita acara Muskab perlu segera dikirimkan kepada pengurus provinsi agar surat keputusan kepengurusan dapat diterbitkan. Kelengkapan administrasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses menuju keanggotaan KONI Jombang.
Dengan kepengurusan baru, tantangan PBPI Jombang selanjutnya adalah menerjemahkan rencana kerja menjadi program nyata, memperluas partisipasi masyarakat, dan membangun pembinaan atlet yang berkesinambungan. Keberhasilan menuju Porprov 2027 akan bergantung pada kesiapan organisasi, dukungan pemangku kepentingan, serta konsistensi pelaksanaan program.
(Red-Garudasatunews)












