PCNU Yogyakarta Siapkan 15.000 Porsi Mayoran untuk Hari Santri 2026

oleh -30 Dilihat
oleh
PCNU Yogyakarta Siapkan 15.000 Porsi Mayoran untuk Hari Santri 2026
Ilustrasi Hari Santri 2026 (Dokumen PBNU}
banner 468x60

YOGYAKARTA, Garudasatunews.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta menyiapkan 15.000 porsi makanan melalui tradisi sedekah mayoran dalam Festival Kampung Santri 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (18/10/2026) di Taman Budaya Embung Giwangan, Kota Yogyakarta, untuk memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Mengusung tema Ngrumat Berkah, festival ini dirancang sebagai ruang perjumpaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan sosial. Selain pembagian makanan, panitia menyiapkan sima’an Al-Qur’an, kajian kitab, Festival Hadroh Nusantara, donor darah, bazar murah, hingga pengajian akbar.

Ketua Panitia Hari Santri 2026 PCNU Kota Yogyakarta, Wahyu Hadi Surya, mengatakan Festival Kampung Santri bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menyebarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang sejuk, moderat, dan menenteramkan.

Menurutnya, momentum Hari Santri juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan para kiai dan pahlawan bangsa serta meneruskan nilai-nilai pesantren kepada generasi muda.

Sedekah Mayoran Jadi Agenda Utama

Sebanyak 15.000 porsi makanan disiapkan melalui semangat gotong royong warga Nahdliyin se-Kota Yogyakarta. Tradisi mayoran atau makan bersama tersebut menjadi simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan kesetaraan tanpa membedakan latar belakang sosial.

Dalam tradisi pesantren, mayoran tidak hanya berkaitan dengan makan bersama, tetapi juga menanamkan nilai persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari peringatan Hari Santri.

Panitia juga menjadwalkan sejumlah kegiatan sosial, antara lain donor darah, bazar pakaian layak pakai dengan harga Rp5.000, serta pembagian 1.000 kopi gratis bagi jamaah.

Ngaji Kitab hingga Festival Hadroh Nusantara

Rangkaian Festival Kampung Santri 2026 turut menghidupkan tradisi keilmuan pesantren melalui sima’an Al-Qur’an dan kajian Tafsir Al-Ibriz karya KH Bisri Mustofa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga khazanah keilmuan Islam Nusantara.

Suasana festival juga akan dimeriahkan Festival Hadroh Nusantara yang melibatkan kelompok hadroh dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, disertai pertunjukan seni dan budaya Nusantara.

Pada puncak acara, panitia merencanakan majelis shalawat, istighotsah, tahlil, doa bersama untuk keselamatan bangsa, serta pengajian akbar yang menghadirkan penceramah dan ulama Nahdlatul Ulama.

Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. PCNU Kota Yogyakarta mengundang pengurus NU, badan otonom, lembaga, warga Nahdliyin, serta masyarakat umum untuk berpartisipasi.

Momentum Penguatan Kepedulian Sosial

Festival Kampung Santri diharapkan tidak hanya memperkuat tradisi keagamaan, tetapi juga memperluas kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Besarnya jumlah porsi mayoran yang disiapkan menjadi salah satu daya tarik utama festival. Namun, keberhasilan kegiatan juga akan ditentukan oleh kelancaran distribusi makanan, keterlibatan masyarakat, serta pelaksanaan agenda sosial dan keagamaan sesuai rencana.

Dengan semangat Ngrumat Berkah, Festival Kampung Santri 2026 diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang menghubungkan tradisi pesantren, solidaritas sosial, dan kebudayaan dalam momentum Hari Santri Nasional.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.