
PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Suasana agrowisata menyelimuti Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Pamekasan di Jalan Bagandan, Kelurahan Jungcangcang, Kamis (25/9/2026). Memasuki masa panen raya, pengelola membuka akses bagi masyarakat umum untuk merasakan langsung pengalaman memetik buah dan sayur segar dari pohonnya.
Kehadiran konsep petik sendiri ini menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung, salah satunya Tienuk Adiah Sari atau yang akrab disapa Tinuk Kholil. Istri Muda Bupati Pamekasan tersebut terlihat antusias mengelilingi area perkebunan dan memilih berbagai komoditas unggulan.
“Sangat menyenangkan bisa memetik langsung dari pohonnya. Buahnya segar, manis, dan terasa berbeda dibandingkan yang dijual di pasaran. Harganya pun sangat terjangkau, sehingga puas untuk berbelanja,” ujar Tinuk dilansir dari detektif Jatim, (27/09/2026).
Di area perkebunan ini, pengunjung dapat memilih beragam hasil komoditas, mulai dari Semangka Gold, Baby Semangka, hingga varietas melon unggulan seperti Melon Honey dan Melon Sultan. Selain itu, tersedia pula produk hortikultura segar lainnya seperti tomat, labu, brokoli, dan jagung manis.
Program agrowisata Kebun SAE ini merupakan wujud pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Pamekasan, yang diselenggarakannya dengan dukungan penuh dari CV Ayunda Permata Sejahtera.
Owner CV Ayunda Permata Sejahtera, Bambang Budianto, menjelaskan bahwa konsep panen terbuka ini sengaja dirancang untuk mengenalkan hasil karya warga binaan secara langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat menikmati hasil panen yang benar-benar segar, bukan buah simpanan. Mulai dari penyediaan bibit, perawatan, hingga proses panen bersama Kelompok Tani Sandren Pamekasan Keren, seluruhnya kami dampingi,” terang Bambang. (Red-Garudasatunews)














