SURABAYA, Garudasatunews.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar Kadin Jatim Golf Tournament 2026 di Bukit Darmo Golf, Surabaya, Sabtu (12/9/2026). Memasuki penyelenggaraan keenam, turnamen tersebut tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang memperkuat networking, silaturahmi, serta membuka peluang kolaborasi antarpelaku usaha dan pemangku kepentingan ekonomi.
Sebanyak 148 pegolf ambil bagian dalam turnamen tersebut. Jumlah itu melampaui kuota awal sebanyak 144 peserta. Peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga pelaku usaha dari sejumlah wilayah seperti Jakarta, Kalimantan dan Sumatera.
Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan, turnamen menjadi momentum mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem ekonomi Jawa Timur. Pengusaha, akademisi, pemerintah, perbankan, BUMN hingga perusahaan penanaman modal asing (PMA) hadir dalam satu forum melalui pendekatan olahraga.
Menurut Adik, pertemuan informal tersebut diharapkan mampu membangun komunikasi dan kepercayaan yang dapat berkembang menjadi kemitraan bisnis maupun kolaborasi yang lebih konkret.
Format penyelenggaraan tahun ini juga dibuat lebih terintegrasi. Peserta yang telah menyelesaikan pertandingan tidak harus kembali pada waktu berbeda untuk mengikuti agenda malam. Pola tersebut memberi ruang lebih panjang bagi peserta untuk melanjutkan interaksi dan networking setelah pertandingan.
Dari sisi dunia usaha, ruang pertemuan semacam ini menjadi penting karena persoalan bisnis tidak hanya berkaitan dengan modal dan pasar, tetapi juga regulasi, kebijakan serta akses terhadap jaringan usaha. Ketua Panitia Kadin Jatim Golf Tournament 2026 Stenven H. Lasawengen menyebut interaksi selama kegiatan turut menjadi kesempatan bagi pengusaha membahas berbagai tantangan yang dihadapi dunia usaha, termasuk hambatan terkait aturan dan regulasi.
Turnamen juga diarahkan untuk mendorong prestasi olahraga golf. Keterlibatan peserta dari berbagai kelompok usia, termasuk pegolf junior, menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan dan menguji kemampuan pegolf menghadapi kompetisi di tingkat daerah maupun nasional.
Ketua KONI Jawa Timur M. Nabil turut mengapresiasi konsistensi pelaksanaan turnamen. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi kalender nasional golf Kadin. Pegolf berprestasi dari turnamen juga berpeluang masuk dalam pembinaan olahraga Jawa Timur menuju agenda kompetisi mendatang.
Daya tarik kompetisi semakin besar dengan hadiah Hole in One bernilai lebih dari Rp3 miliar. Hadiah tersebut antara lain berupa mobil listrik BYD dan Harley-Davidson, sementara berbagai doorprize dan lucky draw juga disediakan bagi peserta.
Di lapangan, Aris Sutopo meraih gelar Overall Best Gross (OBG) setelah mencatat total 76 pukulan. Sementara Overall Best Nett (OBN) diraih Handy Wijaya dengan gross 78 pukulan dan nett 69.
Kategori Senior menempatkan Arif Suherman sebagai Best Gross dengan skor 80, sedangkan Ahmad Sapa’at meraih Best Nett dengan nett 69. Pada kategori Ladies, Andy Williams menjadi Best Gross dengan skor 84 dan Mutia Tapni meraih Best Nett dengan skor 74.
Kadin Jatim Golf Tournament 2026 akhirnya menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi medium mempertemukan kepentingan yang lebih luas. Di balik kompetisi di lapangan, jejaring antara pengusaha, pemerintah, akademisi, perbankan, BUMN dan PMA menjadi salah satu modal untuk memperkuat komunikasi serta membuka peluang kolaborasi baru bagi perekonomian Jawa Timur.
(Red-Garudasatunews)












