33 Jembatan Hingga 52 Sumur Bor Terbangun, Aster Kasad Evaluasi Bakti TNI AD di Madura.

oleh -19 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id — Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad), Mayjen TNI Rahmad Zulkarnain, meninjau langsung pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Bakti TNI AD wilayah Madura yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Kamis (20/8/2026). Agenda ini menjadi wadah strategis untuk menilai capaian program sekaligus menyerap aspirasi warga dari empat kabupaten di Pulau Madura.

Dalam arahannya, Mayjen TNI Rahmad Zulkarnain menegaskan keberlanjutan program Bakti TNI AD dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung.
“Kami tidak berpatokan pada hal yang muluk-muluk, melainkan pada langkah konkret yang manfaatnya nyata dan langsung dirasakan masyarakat. Pemenuhan kebutuhan dasar adalah fondasi utama pembangunan,” tegas Rahmad.

Ia juga mengajak seluruh elemen daerah mengoptimalkan potensi lokal agar dampak kesejahteraan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, memaparkan bahwa program yang bergulir sejak 5 Juli 2026 tersebut telah merealisasikan sejumlah infrastruktur vital dan aksi sosial selama 45 hari pelaksanaan :
– Pembangunan Infrastruktur : 33 unit jembatan dan 52 titik sumur bor.
– Fasilitas Pendidikan : Renovasi dan perbaikan sarana sekolah.
– Bakti Sosial Kesehatan : Donor darah, pembagian kursi roda dan kaki palsu, serta operasi katarak gratis.

Sesi dialog interaktif turut digelar untuk menampung masukan warga dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep sebagai bahan penyempurnaan program mendatang.

Apresiasi tinggi datang dari jajaran pimpinan daerah. Pj. Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus memperkuat sinergi mempercepat pembangunan wilayah.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi nyata TNI AD dan menyatakan kesiapannya jika Pamekasan ditunjuk sebagai lokasi penutupan program.

Kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan fisik, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi Madura secara berkelanjutan. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.