KEDIRI, Garudasatunews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mulai mengintensifkan pengawasan terhadap cabang olahraga binaan menjelang Porprov Jawa Timur 2027. Salah satu sorotan utama tertuju pada cabang olahraga Kabaddi yang dinilai menunjukkan lonjakan prestasi meski baru berdiri dua tahun terakhir.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, turun langsung melakukan monitoring latihan atlet Kabaddi di Kediri, Minggu (24/5/2026). Monitoring itu disebut sebagai bagian dari evaluasi sekaligus penguatan kesiapan atlet dan pelatih menghadapi persaingan Porprov Jatim mendatang.
“Cabang olahraga Kabaddi ini memang tergolong baru di Kabupaten Kediri, tetapi capaian prestasinya mampu bersaing dengan cabor lain yang lebih dulu berkembang,” ujar Hakim.
Dari hasil evaluasi KONI, tim Kabaddi Kabupaten Kediri tercatat mulai menorehkan prestasi pada sejumlah ajang tingkat Jawa Timur. Pada Open Tournament Beach Kabaddi Pacitan, tim berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu.
Sementara dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2026 di Surabaya, atlet Kabaddi Kabupaten Kediri menyumbangkan dua medali perak dari nomor putra standar dan putri 7 to 5.
Hakim menilai capaian tersebut menjadi indikator awal bahwa Kabaddi berpotensi menjadi penyumbang medali strategis bagi Kabupaten Kediri pada Porprov 2027.
Menurutnya, KONI Kabupaten Kediri kini tengah menyiapkan program pra-pemusatan latihan kabupaten (pra-puslatkab) sebelum puslatkab resmi dimulai pada Juli 2026. Program itu diprioritaskan bagi atlet peraih medali emas, perak, serta atlet potensial dari cabang olahraga terukur.
“Persiapan kali ini dibuat lebih panjang. Sebelumnya hanya tiga sampai empat bulan, sekarang hampir satu tahun penuh agar fisik, teknik dan mental atlet lebih matang,” katanya.
Langkah tersebut dilakukan setelah Kabupaten Kediri hanya mampu finis di posisi ke-11 pada Porprov Jawa Timur sebelumnya. Untuk Porprov 2027, KONI memasang target ambisius menembus lima besar klasemen perolehan medali.
Di sisi lain, Pelatih Kabaddi Kabupaten Kediri, Suhardi, mengakui kunjungan langsung Ketua KONI memberikan dorongan moral besar bagi atlet yang mayoritas masih berstatus pelajar SMA.
“Ketika Ketua KONI datang langsung ke tempat latihan, semangat anak-anak meningkat. Ini menjadi motivasi besar bagi mereka,” ujarnya.
Suhardi mengungkapkan, saat ini latihan rutin dilaksanakan tiga kali dalam sepekan dengan durasi dua hingga tiga jam setiap sesi. Evaluasi teknik dan kondisi fisik atlet terus dilakukan untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya.
Dalam waktu dekat, tim Kabaddi Kabupaten Kediri dijadwalkan mengikuti kejuaraan di Pasir Putih Situbondo pada Oktober 2026 sebagai bagian dari pematangan tim menuju Porprov Jawa Timur 2027.
(Red-Garudasatunews)














