410 Personel Gabungan Amankan Mudik Banyuwangi

oleh -37 Dilihat
oleh
410 Personel Gabungan Amankan Mudik Banyuwangi
Sebanyak 410 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026 di Kabupaten Banyuwangi melalui Operasi Ketupat Semeru.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Sebanyak 410 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026 di Kabupaten Banyuwangi melalui Operasi Ketupat Semeru. Ratusan aparat tersebut disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

Personel yang diterjunkan berasal dari berbagai unsur, di antaranya Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, Pangkalan TNI AL, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, serta instansi terkait lainnya yang terlibat dalam operasi pengamanan terpadu.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru di halaman Mapolresta Banyuwangi menjelaskan bahwa ratusan personel tersebut ditempatkan di 10 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah wilayah strategis.

Selain ditempatkan di pos pengamanan, aparat juga disiagakan di berbagai objek vital yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas selama Lebaran, mulai dari masjid, pusat perbelanjaan, tempat wisata, terminal, bandara, stasiun, hingga kawasan Pelabuhan Ketapang yang menjadi jalur utama penyeberangan Jawa–Bali.

“Operasi ini tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi seluruh aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan perayaan Idulfitri. Kami ingin memastikan semuanya berjalan aman dan lancar,” ujar Kapolresta.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli rutin, terutama pada jam rawan serta di titik yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas selama periode mudik dan libur Lebaran.

Selain pengamanan di lapangan, kepolisian juga melakukan pendataan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik. Polresta Banyuwangi juga membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan bepergian selama libur Lebaran.

“Sesuai instruksi Kapolri, kami memastikan masyarakat yang bepergian saat Lebaran merasa aman dan nyaman, baik selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang turut hadir dalam apel gelar pasukan menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh langkah pengamanan tersebut. Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan pos pelayanan kesehatan serta pos pengamanan tambahan di sejumlah titik strategis.

Kawasan Pelabuhan Ketapang menjadi salah satu fokus utama pengamanan mengingat perannya sebagai simpul transportasi vital penghubung Jawa dan Bali yang diprediksi mengalami lonjakan arus kendaraan dan penumpang.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiagakan ribuan tenaga kesehatan untuk memberikan layanan medis kepada pemudik maupun masyarakat yang beraktivitas selama masa libur Lebaran.

“Kami memastikan layanan kesehatan siaga di jalur utama, pusat keramaian, dan kawasan wisata agar masyarakat bisa mudik dan berlibur dengan aman,” ujar Mujiono.

Usai apel gelar pasukan, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti hasil operasi cipta kondisi menjelang Lebaran. Barang bukti tersebut berasal dari sejumlah kasus yang diungkap aparat kepolisian, mulai dari perjudian, narkotika, peredaran minuman keras, praktik premanisme, hingga prostitusi. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.