300 Pemain Ikuti Seleksi Banteng Jatim FC U-17

oleh -59 Dilihat
oleh
300 Pemain Ikuti Seleksi Banteng Jatim FC U-17
Tim Banteng Jatim FC U-17 menggelar seleksi terbuka untuk menjaring pemain muda
banner 468x60

BLITAR Garudasatunews.id – Seleksi terbuka pemain Banteng Jatim FC U-17 digelar di Kota Blitar sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen Soekarno Cup 2026. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (7/3/2026) itu menyedot sekitar 300 pemain muda dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ratusan peserta tersebut berasal dari sejumlah kabupaten di wilayah selatan dan barat Jawa Timur, di antaranya Blitar, Trenggalek, Tulungagung, Pacitan, Kediri hingga Ponorogo. Para pemain mengikuti rangkaian uji kemampuan teknik melalui simulasi pertandingan yang dipantau langsung tim pelatih dan analis performa.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menyebut seleksi terbuka ini menjadi bagian dari program pembinaan sepak bola usia muda yang diarahkan untuk memperkuat tim Banteng Jatim FC dalam ajang Soekarno Cup.

“Sepak bola adalah olahraga rakyat yang memiliki daya pemersatu yang kuat. Melalui Soekarno Cup, kita ingin memberi ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan bakat sekaligus membangun karakter sportivitas,” kata Said Abdullah, Minggu (8/3/2026).

Ia mengungkapkan tingginya partisipasi pemain muda menunjukkan potensi besar talenta sepak bola di Jawa Timur. Hingga tahap seleksi di berbagai daerah, jumlah peserta disebut telah melampaui 1.000 pemain.

“Antusiasme pemain muda yang ikut seleksi ini menunjukkan bahwa Jawa Timur tidak pernah kekurangan talenta sepak bola,” ujarnya.

Manajer Banteng Jatim FC, Daniel Rohi, menjelaskan proses penjaringan pemain dilakukan melalui lima regional seleksi agar menjangkau lebih banyak potensi pemain dari berbagai wilayah.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para peserta. Di Blitar, dari 300 pemain yang mengikuti seleksi, kami berharap bisa mendapatkan komposisi pemain terbaik yang siap membawa Banteng Jatim FC melanjutkan tradisi prestasi sebagai juara bertahan,” kata Daniel.

Menurutnya, penilaian dalam seleksi tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik individu, tetapi juga mencakup disiplin, karakter, serta kemampuan bermain secara kolektif dalam tim.

“Kami mencari pemain yang tidak hanya berbakat secara teknik, tetapi juga memiliki kemampuan bermain sebagai sebuah tim. Kekompakan menjadi faktor penting dalam turnamen,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Banteng Jatim FC U-17, Eri Irawan, menyebut pembinaan pemain yang lolos seleksi nantinya akan menggunakan pendekatan sport science untuk memantau perkembangan performa pemain secara lebih terukur.

Pendekatan tersebut meliputi analisis data teknik dan taktik permainan, serta pengukuran kondisi fisik seperti daya tahan, kecepatan, dan kekuatan otot guna memastikan pemain yang terpilih memiliki kesiapan kompetitif menghadapi Soekarno Cup 2026. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.